Ads 468x60px

Rabu, 21 Desember 2011

ANALSIK

A N A L S I K
Tiap kaptet mengandung :
Metampiron
500 mg
Diazepam
2 mg

FARMAKOLOGI

ANALSIK® adalah kombinasi Metampiron dan Diazepam.
Metampiron adalah suatu obat analgesik- antipiretik. Diazepam mempunyai kerja sebagai antiansietas, juga memiliki sifat relaksasi otot rangka. Kombinasi ini dimaksudkan untuk menghilangkan rasa nyeri dan spasme organ visceral.

INDIKASi :

Untuk meringankan rasa nyeri sedang sampai berat, ter-utama nyeri kolik dan nyeri setelah operasi dimana di -perlukan kombinasi dengan tranquilizer.





KONTRA INDIKASI :
-
Pada penderita yang hipersensitif terhadap Metampiron dan Diazepam.
-
Bayi di bawah 1 bulan atau dengan berat badan di' bawah 5 kg, wanita hamil dan menyusui.
-
Penderita dengan tekanan darah lebih rendah dari 100 mmHg.
-
Glaukoma sudut sempit, keadaan psikosis akut.

EFEK SAMPING :
-
Dapat menimbulkan agranulositosis.
-
Reaksi hipersensitivitas, reaksi pada kulit,ngantuk,pusing,lelah yang berlebihan.
-
Konstipasi, depresi, diplopia, hipotensi, jaundice, perubahan libido, mual, tremor, retensi urin, vertigo.

PERHATIAN :
-
Hindari penggunaan jangka lama karena menimbulkan kelemahan otot dan ketergantungan fisik dan psikis.
-
Hati-hati pada penderita  yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah/kelainan darah, gangguan fungsi hati atau ginjal. Karena itu perlu dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan hitung darah pada peng-gunaan jangka lama untuk pengobatan nyeri akut.
-
Walaupun jarang menimbulkan agranulositosis, sebaik-nya tidak digunakan untuk jangka pahjang, karena dapat berakibat fatal.
-
Selama minum obat ini jangan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
-
Tidak digunakan untuk mengobati sakit otot dan gejala -gejalaflu dan tidak untuk mengobati rematik, lumbago, sakit punggung, bursitis, sindroma bahu lengan.
-
Hati-hati penggunaan pada penderita depresiberat atau yang mempunyai kecenderungan melakukan bunuh diri.
-
Hentikan pengobatan jikaterjadi reaksi-reaksi paradoksial seperti keadaan-keaaaan hipereksitasi akut, ansietas,halusinasi dan gangguan tidur.

INTERAKSI OBAT :

Penggunaan bersama - sama dengan obat - obat yang mendepresi SSP atau alkohol dapat meningkatkan efek Diazepam.

DOSIS :

1 kaplet,bila nyeri belum hilang dilanjutkan 1 kaplet tiap 6-8 jam, maksimum 4 kaplet sehari.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER


KEMASAN

Dusisi 10 strip @ 10 kaplet. No. Reg.: DPL8822208609A1.

PENYIMPANAN

Simpan pada suhu kamar (25°- 30°C).

Dibuat oleh :

PT SANBE FARMA
Bandung - Indonesia                        

Harga Per Satuan Terkecil : Rp1,700.00  

BUY NOW!! 

8 komentar:

angga mengatakan...

mau tanya Kalau analsik 500ml boleh untuk Ibu Hamil tdk.terimakasih

angga mengatakan...

umur kehamilan 1 minggu

miftah mengatakan...

boleh

*ndudpunyacerita^^ mengatakan...

kenapa kok setelah mnm obat ini tdk boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menyalakan mesin?

Toip Susanto mengatakan...

Ya karna efek sampingnya menyebabkan kantuk dan perasaan lelah yg berlebihan

Noni Setiani mengatakan...

Meluruskan jawaban, analsik untuk ibu hamil tidak boleh / kontra indikasi. Mohon untuk pembuat blog menjawab pertanyaan dari masyarakat sebagai bentuk pelayanan kefarmasian kepada masyarakat

ade irma mengatakan...

sebenarnya analsik ini untuk penderita apa ?

yudi setiawan mengatakan...

apakah analsik mengandung zat psikotropika???

Poskan Komentar